.Pemilihan model inkuiry dlam pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) didasarkan pada manfaat dan kelebihan model pembelajaran inkuiry yang dapat membuat peserta didik terlibat dalam melakukan inkuiry sehingga dapat mengembangkan keterampilan intektual, berfikir kritis, dan mampu memecahkan masalah.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang apakah produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiry memenuhi kriteria valid, kriteria praktis, dam kriteria efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang mengacu pada model 4-D yang terdiri atas empat tahap yaitu: (1) pendefinisian (Difine), (2) Perancangan (Design), (3) Pengembangan (Develop), dan (4) Penyebaran (Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan dikelompokkan menjadi tiga yaitu data kevalidan, data kepraktisan dan data keefektifan. Hasil penelitian terhadap pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiry pada mata pelajaran IPA materi kalor dan perubahannya yang dikembanghkan dengan model 4-D. analisis data kevalidan yang diperoleh dari validator ahli desain dan media dengan rata-rata penilaian 3,5 dan validator materi dengan rata-rata penilaian 3,5 sedangkan validator guru kelas dengan rata-rata penilaian 4, maka LKPD berbasis inkuiry dikategorikan valid dan layak diujicobakan. Pada analisis kepraktisan dapat dinyatakan layak diujicobakan pada proses pembelajaran dengan persentase penilaian peserta didik dengan rata-rata 95,31%. Sedangkan analisis kefektifan dengan penilaian rata-rata 88,44 dan nilai tersebut diperoleh setelah diujicobakan LKPD berbasis inkuiry pada peserta didik kelas V. Adapun kesimpulan dalam penelitin ini bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD berbasis inkuiry yang telah dikembangkan dapat dinyatakan layak untuk digunakan.
Copyrights © 2021