Anemia pada ibu hamil adalah kondisi kekurangan hemoglobin dalam darah yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti perdarahan, infeksi, dan kelahiran prematur. Angka kematian ibu di Indonesia sangat tinggi, dengan perdarahan dalam kehamilan menjadi penyebab utama kematian tersebut. Nilai ambang batas anemia untuk anemia ringan 10-11 g/dl, anemia sedang 8- 10 g/dl, dan kurang dari 8 g/dl anemia berat. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia selama kehamilan, dampaknya terhadap kesehatan ibu dan janin, serta pentingnya pemeriksaan hemoglobin secara rutin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memakai metode edukasi melalui penyuluhan yang dilengkapi dengan pengukuran hasil menggunakan kuesioner dalam bentuk pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test sebesar 81,29 menunjukkan pengetahuan dasar peserta yang cukup baik, sementara nilai rata-rata post-test yang meningkat menjadi 86,77 mengindikasikan peningkatan pengetahuan peserta setelah mendapatkan edukasi mengenai anemia pada ibu hamil. Hasil pemeriksaan nilai hemoglobin menunjukkan bahwa 15 peserta berada dalam kategori anemia ringan dan 5 peserta dalam kategori anemia sedang, dengan prevalensi anemia sebesar 67%. Dengan demikian, metode ini terbukti berhasil dalam mendukung usaha untuk meningkatkan kesehatan kehamilan.
Copyrights © 2025