Analisis ini mengkaji peran UNAMA dalam memastikan stabilitas dan hak asasi manusia dalam konflik bersenjata di Afghanistan setelah perjanjian US-Taliban. Konflik di Afghanistan telah menjadi isu internasional yang telah berlangsung lama sejak Taliban menguasai negara tersebut pada tahun 1996. Amerika Serikat melancarkan operasi militer di Afghanistan setelah menuduh Taliban dan Osama bin Laden bertanggung jawab atas serangan 11 September. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran UNAMA Dalam Menjamin Stabilitas & Hak Asasi Manusia Pada Konflik Bersenjata Afghanistan Pasca Perjanjian US-Taliban. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil menunjukan bahwa Konflik yang berlarut-larut ini telah mengakibatkan banyak korban sipil dan kerusakan infrastruktur yang luas. UNAMA, yang didirikan atas permintaan pemerintah Afghanistan, berfungsi sebagai misi politik PBB di Afghanistan. Mandat utamanya adalah memfasilitasi perdamaian dan stabilitas bagi rakyat Afghanistan sembari memantau dan mempromosikan hak asasi manusia dalam konflik tersebut. Pada bulan Februari 2020, AS dan Taliban mencapai kesepakatan yang menyerukan penarikan semua pasukan AS dan pemberlakuan gencatan senjata permanen di Afghanistan dalam upaya untuk mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Copyrights © 2025