Seiring perkembangan teknologi di era industri 5.0 telah mempengaruhi berbagai aspek terutama pada pelayanan tanda tangan elektronik, dimana pada era teknologi saat ini tidak hanya menjadi atau untuk memfasilitasi kehidupan sehari-hari tetapi juga mendorong inovasi di berbagai bidang untuk memecahkan masalah global dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Namun penerapan teknologi informasi pada diskominfo masih menghadapi beberapa tantangan, seperti proses bisnis dan prosedur standar operasional yang tidak terstruktur dan terorganisir serta masih kurangnya efisiensi dalam penggunaan teknologi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas pada pelayanan pada tanda tangan maka solusi yang dibutuhkan yaitu membangun perancangan arsitektur perusahaan dengan kecerdasan buatan dengan menggunakan TOGAF ADM dalam meningkatkan pelayanan organisasi dalam mendukung pengembangan kota pintar di Kota Palu. Sedangkan tahapan yang dikerjakan pada perancangan menggunakan TOGAF ADM dimulai dari Tahap Pendahuluan, visi arsitektur, arsitektur bisnis, sistem informasi, arsitektur, dan arsitektur teknologi selaras dengan standar yang diperlukan proses bisnis dan prosedur operasional standar. Hasil perancangan akan menghasilkan rencana strategi yang akan menyatukan arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi dalam hubungan untuk mendekati satu sama lain.
Copyrights © 2025