Pada mulanya para ilmuwan dan filosofi mengembangkan ilmu pengetahuan untuk menemukan kebenaran tentang suatu permasalahan dalam ilmu pengetahuan. Ini mungkin didasarkan pada pemahaman para filosof tentang sesuatu di alam semesta. Berdasarkan kebenaran pengamatan filosof, mereka memberi informasi tentang alam semesta, dunia disekitar filosof, masyarakat dan lingkungannya, dan diri filosof itu sendiri. Epistemologi Barat dan Islam memiliki pro dan kontra dalam ilmu pengetahuan yang mereka temukan. Pro dan kontra dari pertumbuhan dan perkembangan ilmu yang terjadi pada masa Barat dan kejayaan Islam melahirkan dan mengembangkan beberapa aliran epistemologi dalam Islam. Jenis penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitis dan pendekatan Kualitatif sebagai sumber data dan berbagai referensi yang relevan. Teknik pengumpulan data digunakan teknik tinjauan pustaka, yang kemudian dianalisis menggunakan metode Analisis Isi.Epistemologi Sebagai Sumber Pengetahuan Islam Sumber agama islam atau sumber pengetahuan islam langsung bersumber pada wahyu Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW yang mengandung komponen penting agama islam meliputi, Akidah, Syariah, dan Akhlak dikembangkan dengan akal pikiran yang memenuhi syarat untuk mengembangkannya agar mudah dikaji dengan tujua mudah difahami umat manusia. Dengan demikian sumber pengetahuan islam selain bersumber kepada Al Quran, hadist juga bersumber pada pengembangan akal manusia. Epistemologi Sebagai Sumber Pengetahuan Barat Setiap teori memiliki kajian dasar dan epistemologinya masing-masing, sehingga epistemologi dianggap sebagai upaya untuk mengungkap sumber, metode dan validitas ilmu. maka Barat mengatakan bahwa ilmu itu berasal dari akal dan perasaan manusia. Munculnya pengetahuan-pengetahuan baru dan pada saatnya memposisikan dirinya sebagai pengetahuan yang berfokus pada satu bidang pengetahuan tidak luput dari peran filsafat. Epistemologi berbicara tentang filsafat yang mengalami pro-kontra dari berbagai ide di bawah pengaruh latar belakangnya. Dalam keadaan filsafat yang sebenarnya lahir dan berkembang pada cakrawala pemikiran subjektif, universal, radikal dan kritis. Epistemologi Barat yang dilandasi semangat humanisme justru bertentangan dengan epistemologi Islam yang tidak hanya lahir dari proses berpikir yang keluar dari nalar dan indra untuk menyerap informasi. Sumber ilmu dalam epistemologi Islam berupa Al Quran dan Hadits, Akal dan Hati, dan Indra
Copyrights © 2025