Artikel ini bertujuan mendeskripsikan perbandingan fakta cerita pada Hikayat Nabi Isa (HNI) dan film Jesus. Sumber data yang digunakan adalah naskah HNI dengan kode Malayo-Polynésien 68 yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Prancis. Film Jesus diadaptasi dari Injil Lukas. Metode penyuntingan yang digunakan adalah landasan (legger). Inventarisasi data menggunakan teknik kepustakaan dan capturing scene. Teknik pengolahan data melalui tiga tahap, yaitu deskripsi, analisis, dan evaluasi. Artikel ini menghasilkan tiga uraian. Pertama, alur dalam HNI dan film Jesus menggunakan alur maju. Kedua, karakter sentral dalam HNI adalah Nabi Isa sedangkan karakter sentral dalam film Jesus adalah Yesus. Dalam HNI terdapat 21 karakter bawahan sedangkan film Jesus memiliki 17 karakter bawahan. Ketiga, latar tempat, waktu, dan sosial dalam HNI maupun film Jesus menarasikan peristiwa-peristiwa selama perjalanan dakwah Nabi Isa dan pelayanan Yesus Kristus.
Copyrights © 2025