Kekerasan bersenjata terhadap masyarakat sipil menjadi pembahasan dalam cepen yang terhimpun dalam Sawerigading Datang dari Laut karya Faisal Oddang. Dalam buku tersebut masyarakat sipil ditempatkan sebagai korban. Motif tersebut muncul dalam beberapa cepen. Kajian ini bertujuan membandingkan kesamaan motif dan tujuan cerpen. Kajian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan strukturlaisme Levi-Straus. Melalui kajian ini dapat diketahui bahwa cerita-cerita bermotif kekerasan konflik bersenjata terhadap masyarakat sipil memiliki pola naratif yang sama, yaitu konflik, penundukan, kekerasan, dan dampak. Kesamaan tersebut menunjukkan bahwa cerpen dibangun dari gagasan yang sama bahwa konflik bersenjata yang cenderung menyasar masyarakat sipil. Gagasan tersebut menjadi narasi utama untuk mengartikulasikan masyarakat sipil yang menjadi korban kekerasan dalam konflik bersenjata. Hal itu dikarenakan masyarakat sipil sebagai inferior, terjebak dalam situasi konflik bersenjata dan tidak dapat mengartikulasikan kepentingannya secara langsung.
Copyrights © 2025