Budidaya ikan air tawar memiliki peran penting untuk mencapai ketahanan pangan di Indonesia. Ikan nila merupakan salah satu ikan air tawar yang diperoleh melalui aktivitas perikanan budidaya. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan ikan nila, seperti kualitas air, proses pemberian pakan, dan kualitas pakan yang diberikan. Jumlah pemberian pakan yang terlalu sedikit dapat menyebabkan ikan nila mengalamai pertumbuhan lambat, sedangkan pemberian pakan yang terlalu banyak dapat menyebabkan kualitas air menjadi tidak baik karena ada pakan yang tidak dimakan atau terlambat untuk dimakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan automatic feeder dibandingkan dengan cara konvensional, sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai pilihan yang dapat diterapkan dalam perlakuan budidaya ikan tertentu untuk menghasilkan panen maksimal. Hasil dari penerapan teknologi tersebut menunjukkan efisiensi pemberian pakan mencapai 97,6%; tingkat kelulusan hidup sebesar 94,4%; dan laju pertumbuhan spesifik mencapai 3,58%. Hal tersebut lebih baik jika dibandingkan dengan beberapa perlakuan lain dalam budidaya ikan, sehingga dapat mengakibatkan hasil panen lebih cepat dengan penggunaan pakan yang efisien, dan jumlah panen yang maksimal.
Copyrights © 2025