Di era globalisasi yang ditandai oleh perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang pesat, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia menghadapi tantangan sekaligus peluang. Artikel ini menganalisis peran Pancasila dalam menjaga identitas nasional di tengah arus globalisasi dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memunculkan tantangan seperti individualisme, materialisme, dan konsumtivisme yang dapat melemahkan nilai-nilai luhur Pancasila. Namun, era digital juga menawarkan peluang untuk menyebarluaskan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila melalui platform digital, media sosial, dan pendidikan berbasis teknologi. Upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk memastikan relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa. Dengan adaptasi yang strategis, Pancasila tidak hanya tetap relevan tetapi juga mampu menjadi fondasi kuat bagi bangsa Indonesia di era modern.
Copyrights © 2024