Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi pada periode 2019-2024. Inflasi dan pengangguran sering kali dianggap sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kemiskinan serta menjadi isu ekonomi yang hangat dibahas pada tahun ini. Dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menerapkan metode Analisis Data Sekunder guna mengevaluasi hubungan antara inflasi, pengangguran, dan tingkat kemiskinan di Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan pengangguran memang memiliki pengaruh terhadap kemiskinan, namun pengaruh tersebut tidak signifikan. Kenaikan inflasi cenderung menurunkan daya beli masyarakat miskin, sehingga memperburuk kondisi ekonomi mereka. Di sisi lain, tingkat pengangguran yang rendah berpotensi menekan angka kemiskinan karena lebih banyak masyarakat yang memperoleh pendapatan. Oleh karena itu, kebijakan ekonomi yang tepat diperlukan untuk mengendalikan inflasi dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan guna menekan tingkat kemiskinan di Banyuwangi.
Copyrights © 2025