Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa faktor yang menyebabkan santri menggunakan Bahasa yang kurang sopan pada pondok pesantren tahfidzul quran waadissalam gowa, dengan menggnakan penelitian deskriftif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu diketahui bahwa kurangnya perhatian dari pembina, misalnya perhatian dalam bentuk teguran ketika mengucapkan kata kasar, terkadang santri juga merasa senang bahkan merasa keren ketika melontarkan kata kasar ketika berbicara dengan teman-temannya, terkadang seorang santri menggunakan kata kasar untuk meluapkan rasa emosi dan kekesalannya.selain itu, kurangnya pembinaan atau pengawasan dari pihak pesantren dalam hal yang digunakan dapat memungkinkan kebiasaan berkata kasar berkembang tanpa kendali. Selain itu Faktor eksternal juga memengaruhi seperti keluarga, seperti yang kita ketahui bahkan dalam lingkungan, keluarga mempunyai efek yang paling besar dalam membentuk karakter seorang anak, kedua yaitu lingkungan pergaulan santri itu sendiri baik sebelum memasuki pondok maupun setelah memasuki pondok, kondisi keluarga santri dirumah juga sangat memainkan peran dalam membentuk perilaku komunikasi, kebiasaan yang sudah ada di lingkungan keluarga bisa tercermin dalam perilaku di pesantren.
Copyrights © 2025