Stunting adalah kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya, sebagai akibat dari masalah gizi kronis kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Keadaan stunting terjadi pada anak balita usia 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Akibat jangka panjangnya, ketika dewasa akan mempengaruhi produktivitas dan munculnya berbagai penyakit kronis. Stunting di Indonesia masih menjadi permasalahan besar yang memerlukan penanganan serius, sehingga saat ini Pemerintah Indonesia menjadikan program penanganan stunting sebagai program prioritas nasional yang memerlukan penanganan secara terintegrasi guna menekan peningkatan jumlah kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara riwayat Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Essang Kabupaten Kepulauan Talaud. Metode penelitian retrospektif, dengan desain case control. Hasil penelitian nilai Exact Test (2-sided) dengan uji Fisher Exact 0.002 < 0,05 yang berarti ada hubungan antara Kekurangan Energi Kronis berdasarkan ukuran lingkar lengan ibu terhadap kejadian stunting pada bayi.
Copyrights © 2025