Komunikasi memiliki peran penting dalam membentuk perilaku masyarakat, baik dalam konteks konsumtif maupun produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola komunikasi konsumtif yang dipengaruhi oleh media sosial dengan komunikasi produktif yang berfokus pada kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR), yang mencakup identifikasi, evaluasi, dan interpretasi studi terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi konsumtif, yang didominasi oleh promosi visual dan emosional melalui media sosial, mendorong perilaku pembelian impulsif dan mengurangi pemikiran kritis terhadap pengeluaran ekonomi. Sebaliknya, komunikasi produktif menawarkan potensi besar untuk meningkatkan sinergi dan produktivitas kelompok, meskipun masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan keterbukaan, perbedaan sosial, dan hambatan teknis.Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya literasi komunikasi untuk menyeimbangkan pengaruh konsumtivisme dan memaksimalkan manfaat komunikasi produktif dalam masyarakat. Rekomendasi praktis mencakup penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, pengembangan pelatihan komunikasi interpersonal, dan penguatan literasi digital. Temuan ini diharapkan dapat mendukung transformasi sosial menuju masyarakat yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025