Jagung manis merupakan komoditas penting untuk mendukung pertanian di Indonesia. Produktivitas yang rendah menjadi permasalahan yang dialami dalam usahatani jagung manis dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menduga daya gabung umum (GCA) dan daya gabung spesifik (DKT) jagung manis berdasarkan biplot GGE. Penelitian dilaksanakan di Desa Cikajang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Penelitian dilaksanakan mulai bulan April 2023 sampai dengan Juli 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 40 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata antara galur, penguji, dan galur x penguji terhadap karakteristik tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Berdasarkan analisis GGE Biplot, pola biplot GGE “mean vs stability” mengidentifikasi daya gabung umum (GCA). Terdapat 7 galur yang memiliki GCA baik ditinjau dari tinggi tanaman dan jumlah daun. Pola biplot GGE “Yang Menang Di Mana/Apa” mengidentifikasi kemampuan menggabungkan khusus (SCA). Ada 2 kombinasi persilangan galur x penguji yang memiliki SCA terbaik untuk tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Kata Kunci : Daya Gabung, GGE Biplot, Jagung Manis, Vegetatif
Copyrights © 2025