Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dalam hasil belajar siswa pada mata kuliah Geometri Transformasi di Universitas Muhammadiyah Pringsewu yang diajarkan menggunakan aplikasi GeoGebra berbeda terhadap siswa yang diberikan oleh pendekatan pembelajaran konvensional. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen yang sebenarnya. Seluruh mahasiswa pendidikan matematika di Universitas Muhammadiyah Pringsewu termasuk dalam populasi penelitian ini. Penelitian ini melibatkan sampel 56 siswa yang mengambil kelas Geometri Transformasi di mana 28 siswa di kelas eksperimen dan 28 siswa di kelas kontrol. Aplikasi GeoGebra digunakan untuk mengajar di kelas eksperimen, sedangkan metode pembelajaran konvensional digunakan I kelas kontrol. Hasil menunjukan bahwa ada perbedaan dalam hasil belajar rata-rata antara kedua kelas. Uji-t independen digunakan untuk memeriksa perbedaan hasil belajar. Hasilnya menunjukkan nilai lebih besar dari dan nilai Sig. (2 Tailed) < 5%. Menunjukkan bahwa ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa pada materi Geometri Transformasi di kelas kontrol termasuk dalam kategori “rendah”. Sementara itu, hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan aplikasi GeoGebra pada materi Geometri Transformasi termasuk dalam kategori “baik” yang menunjukkan bahwa aplikasi GeoGebra memiliki dampak positif pada hasil belajar mahasiswa.
Copyrights © 2025