Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi geometri pada arsitektur tradisional Istana Dalam Loka di Sumbawa sebagai media pembelajaran. Istana Dalam Loka, sebagai warisan budaya yang kaya akan nilai historis dan estetika, menyimpan beragam konsep geometris yang dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran matematika, khususnya geometri. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode analisis deskriptif untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk geometris, seperti simetri, pola, dan proporsi, yang terdapat pada elemen-elemen arsitektur istana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Istana Dalam Loka mencerminkan prinsip-prinsip geometri yang kompleks, seperti simetri refleksi, simetri rotasi, dan pola fraktal, yang dapat diadaptasi menjadi bahan ajar kontekstual. Pemanfaatan arsitektur tradisional sebagai media pembelajaran tidak hanya memperkaya pemahaman siswa terhadap geometri, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan pendekatan pembelajaran berbasis budaya yang inovatif dan relevan dengan konteks lokal.
Copyrights © 2024