Al-Qur’an merupakan firman Allah yang wajib diimani, dipelajari dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim. Dalam membaca Al-Qur’an seorang muslim membutuhkan ilmu tajwid. Tujuan mempelajari ilmu tajwid yaitu agar dapat membaca sesuai dengan yang dituntunkan Allah dan Rasulnya, agar tidak terjadi kesalahan ketika membacanya. Tajwid secara bahasa berasal dari kata jawwada, yujawwidu tajwidan yang artinya membaguskan atau membuat jadi bagus. Penulis mendapati di TPA Al-Muttaqiin memiliki kekurangan dari segi kualitas bacaan. Penulis mendapati banyak kesalahan dalam membaca Alquran pada pembinanya, khususnya dalam ilmu Tajwid. Dengan kondisi tersebut, penulis melihat bahwa para pembina TPA Al-Muttaqiin sangat membutuhkan pembelajaran ilmu tajwid. Diharapkan setelah mendapatkan pembinaan, terjadi peningkatan kualitas pembelajaran. Dalam pelaksanaan program pembelajaran, penulis menggunakan metode tiga tahap, yaitu observasi, persiapan, dan pelaksanaan. Sedangkan untuk menguji efektifitas, penulis menggunakan paired samples test dan pengisian angket. Dari hasil uji efektifitas, penulis mendapatkan hasil bahwa hasil paired samples test (t0) bernilai 4,19. Nilai t0 yang melampaui taraf signifikasi 1% menandakan bahwa pembinaan yang dilakukan memiliki efektifitas yang tinggi. Peserta juga merasakan kepuasan kegiatan pembelajaran, dengan dibuktikan nilai angket sebesar 87,6%, jika dicocokan dengan skala Linkert, maka hasil dari nilai ini mendapatkan skor (Sangat Positif).
Copyrights © 2024