Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk kepribadian, moral, dan nilai-nilai etika dalam diri siswa. Salah satu karakter yang terkandung dalam profil pelajar pancasila yaitu bernalar kritis. Peran guru dalam penguatan pendidikan karakter terutama pada karakter bernalar kritis sangat penting dikarenakan kemampuan bernalar kritis siswa masih rendah, namun dalam pengimplementasiannya guru masih mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami guru sekolah dasar dalam penguatan pendidikan karakter bernalar kritis siswa di SDN 2 Darek. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan strategi untuk membantu siswa agar lebih aktif dalam mengidentifikasi informasi penting secara mandiri, guru juga mengalami kesulitan dalam mengajak siswa dalam mengevaluasi dan melakukan penalaran pada materi tertentu, serta guru mengalami kesulitan membimbing siswa dalam mengevaluasi pemikiran mereka secara kritis dan logis.
Copyrights © 2025