Speechdelay pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan dan kemampuan komunikasi dan sosial anak. Sehingga peran aktif orang tua sangat diperlukan dalam menangani masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya yang dilakukan oleh orang tua dalam mengatasi masalah keterlambatan berbicara (speechdelay) pada anak usia 3-4 tahun di BTN Rembiga Utara. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari empat orang tua yang memiliki anak dengan speech delay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua melakukan berbagai upaya, antara lain mengawasi penggunaan gawai, mengajak anak berinteraksi, menyekolahkan anak, dan menggunakan penanganan medis seperti terapi wicara. Ditemukan bahwa permasalahan speech delay di BTN Rembiga Utara meliputi kosakata yang terbatas, dominasi kemampuan non-verbal, dan kesulitan dalam mengekspresikan diri. Faktor penyebab utama keterlambatan berbicara ini adalah penggunaan gawai tanpa pengawasan, minimnya interaksi orang tua dengan anak, serta Kurangnya interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi orang tua dan pihak terkait dalam mendukung perkembangan bahasa anak.
Copyrights © 2025