Pencitraan publik merupakan proses yang penting bagi lembaga pendidikan untuk membangun dan mempertahankan citra positif di mata masyarakat membahas tentang pentingnya peran hubungan masyarakat dalam menciptakan citra publik yang positif bagi sebuah lembaga pendidikan. Hubungan masyarakat berperan dalam membangun hubungan baik dengan berbagai pemangku kepentingan seperti siswa, orang tua, guru, dan masyarakat umum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran hubungan masyarakat dalam pencitraan publik di satuan lembaga pendidikan. Metode penelitian ini dengan deskriptif kualitatif. Pengumpulan informasi menggunakan cara observasi dan melakukan wawancara dengan pihak terkait yang bersangkutan yaitu wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya hubungan masyarakat yang baik, lembaga pendidikan dapat memperoleh dukungan yang kuat dari masyarakat serta meningkatkan reputasinya. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ruang lingkup manajemen hubungan masyarakat (humas) di bidang pendidikan dalam pencitraan publik. Hal ini dianggap sebagai faktor kunci dalam mencapai keberhasilan lembaga pendidikan, yang dapat menciptakan kerja sama yang harmonis di antara anggota internal, membangun hubungan yang baik dengan pemangku kepentingan, serta meningkatkan citra positif lembaga. Semua ini berkontribusi pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tersebut. Oleh karena itu, manajemen hubungan masyarakat yang efektif sangatlah penting dalam upaya menciptakan citra publik yang baik bagi lembaga pendidikan.
Copyrights © 2025