Sekolah Sepanjang Hari (SSH) merupakan model inovasi pendidikan yang dikhususkan untuk anak-anak Papua. Sekolah dilaksanakan dari hari senin sampai sabtu dimulai dari jam 06.00 - 17.00. Hal ini dilatarbelakangi oleh persoalan keterbasan akses ke sekolah, stunting dan angka putus sekolah yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan manajemen uji coba Pembelajaran Sekolah Sepanjang hari sebagai solusi dari permasalahan rendahnya partisipasi Penduduk Usia Sekolah (PUS) dan tingginya angka putus sekolah siswa sekolah dasar di Kabupaten Sorong Selatan. SSH hadir tepat untuk membantu anak-anak penduduk usia sekolah yang tidak bersekolah dalam suatu sistem pendidikan yang memiliki mutu yang tinggi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif untuk gambaran pengalaman sekolah dalam uji coba mengelola Sekolah Sepanjang Hari (SSH). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta angket . Dari data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa ujicoba Sekolah Sepanjang Hari berhasil diterapkan melalui manajemen yang baik, dapat mengurangi angka putus sekolah anak usia sekolah, anak-anak mendapatkan akses sekolah yang lebih baik, kesehatan meningkat,disiplin, bersosialisasi dengan baik, apresiasi dan dukungan orang tua serta masyarakat.
Copyrights © 2025