Minimnya buku ajar bahasa Inggris yang berwawasan sosio-kultural pada pendidikan tinggi harus segera diatasi. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan buku ajar yang berwawasan sosio-kultural. Melalui penelitian pengembangan ini dihasilkan buku ajar bahasa Inggris berwawasan sosio-kultural. Sebanyak 74 mahasiswa dilibatkan untuk mengetahui kelayakan buku ajar yang disusun. Selain itu terdapat 3 dosen dan 4 validator untuk memastikan bahwa buku ajar yang dibuat layak untuk digunakan. Angket dan instrumen kelayakan produk dipakai untuk mengetahui kualitas buku ajar yang dibuat. Untuk melengkapi kekurangan yang ada juga dilakukan wawancara kepada para responden. Hasil penelitian menunjukkan buku ajar yang dibuat dinyatakan layak digunakan dengan dibuktikan berdasarkan respon mahasiswa dengan persentase 91,3, kemudian respon dosen sebesar 87,5%, uji coba kelompok kecil dengan nilai kelayakan 92,6%, dan pada uji coba kelompok besar nilai kelayakan sebesar 96,3%.
Copyrights © 2024