Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, menghadapi tantangan serius terkait daya dukung lingkungan akibat pertumbuhan populasi dan perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung lingkungan dengan pendekatan Ecological Footprint, yang mengukur konsumsi sumber daya hayati dan limbah yang dihasilkan oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis citra satelit untuk memantau perubahan penggunaan lahan, serta penghitungan Ecological Footprint untuk menilai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya dukung lingkungan di Kecamatan Parung Panjang berada dalam kategori surplus, dengan lahan pertanian sebagai penopang utama kehidupan masyarakat. Namun, terdapat perubahan signifikan dalam penggunaan lahan, di mana lahan pertanian berkurang dan beralih fungsi menjadi lahan pemukiman dan infrastruktur. Perubahan ini berpotensi mengancam keberlanjutan sumber daya alam dan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk mengelola sumber daya secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan
Copyrights © 2025