Seiring pesatnya pertumbuhan perusahaan, kebutuhan akan ruang kerja yang lebih luas dan nyaman menjadi sangat penting untuk menunjang operasional. Salah satu aspek utama yang mendukung kenyamanan bekerja adalah ketersediaan jaringan internet yang stabil di seluruh area kerja, sehingga para pekerja dapat bekerja dengan fleksibilitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan jaringan Wi-Fi yang optimal di lingkungan kerja dengan menggunakan metode heatmap untuk menentukan penempatan perangkat access point. Hasil simulasi menunjukkan bahwa cakupan RSSI yang kuat pada frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz dari setiap access point mengalami tumpang tindih pada rentang -40 dBm hingga -75 dBm. Namun, tidak terdapat interferensi karena setiap access point ditempatkan pada channel yang berbeda. Sementara itu, cakupan RSSI yang lemah, berkisar antara -76 dBm hingga -90 dBm, tampak di area di luar ruang kerja, seperti di sekitar lift, tangga darurat, lorong, dan kamar mandi—lokasi-lokasi yang memang tidak dilengkapi dengan access point.Kata kunci: Access point , channel frequency, heatmap. obstacle, perencanaan WLAN
Copyrights © 2024