Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)
Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024

Gastronomi Kuliner Etnik Palembang dalam Menghadapi Globalisasi

Syaputra, Yenodra Daffa (Unknown)
Moenawar, Mohammad Ghozali (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Mar 2025

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan pemasukan daerah dengan adanya suatu produk yang dapat dijual ke seluruh kalangan. Indonesia sebagai negara yang beranekaragam memiliki berbagai cita rasa kuliner yang memungkinkan untuk dikembangkan melalui konsep gastronomi budaya sebagai salah satu faktor bagi wisatawan dalam memilih daerah yang ingin dituju. Dengan berfokus pada daerah Palembang, Sumatera Selatan yang memiliki produk pempek sebagai sebuah produk dan identitas yang melambangkan daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik gastronomi budaya pada daerah Palembang dan produk ini sebagai daya tarik serta menaikan perekonomian di daerah Palembang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah gastronomi budaya dan komunikasi kuliner. Sedangkan metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan memiliki beberapa penjual pempek yang ada di Palembang dan wawancara melalui media daring dengan wawancara mendalam dengan narasumber terkait dengan tujuan penelitian. Kesimpulan peneliti, dalam gastronomi budaya di Palembang menjadikan pempek sebagai produk yang tidak hanya sebuah kuliner tetapi sebagai identitas dan memiliki eksistensi di semua kalangan, dengan proses komunikasi budaya dikatakan bahwa hal ini terjadi karena adanya cita rasa kuliner yang ada, sehingga pempek dapat dijadikan sektor perekonomian oleh masyarakat Palembang.Kata Kunci – Gastronomi, Kuliner, Palembang

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

PSN

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Sendamas) mempublikasikan naskah artikel yang bertemakan*, namun tidak terbatas pada:* 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2. Layanan Msyarakat, orang - orang, ketahanan pangan lokal 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna 4. ...