Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan membatik tisu terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini 5-6 tahun di Tk ABA 21. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimen dengan desain One Group Pretest – Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok B di Tk ABA 21 dengan jumlah 19 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan analisis data dilakukan dengan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari kegiatan membatik tisu terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini dengan hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan t hitung (15.519) > t tabel (1.739), Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, kegiatan membatik tisu terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di Tk ABA 21.
Copyrights © 2024