Pengembangan energi surya di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring dengan upaya pemerintah dalam mencapai target nol emisi karbon pada tahun 2060. Salah satu langkah strategis dalam mendukung pencapaian tersebut adalah dengan meningkatkan efisiensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini berfokus pada optimalisasi produksi energi listrik di PLTS Universitas Tanjungpura melalui penentuan sudut orientasi panel surya yang paling efektif. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak PVsyst dengan variasi sudut kemiringan antara 4° hingga 15° serta delapan arah azimuth, yaitu Utara (0°), Timur Laut (-45°), Timur (-90°), Tenggara (-135°), Selatan (180°), Barat Daya (135°), Barat (90°), dan Barat Laut (45°). Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi optimal terdapat pada sudut kemiringan 5° dengan azimuth -45° (menghadap Timur Laut), yang mampu menghasilkan produksi energi listrik tahunan sebesar 2365 MWh. Angka ini lebih tinggi dibandingkan konfigurasi awal pada sudut kemiringan 13° dan azimuth 135° (menghadap Barat Daya), yang hanya mampu menghasilkan 2308 MWh per tahun. Peningkatan produksi energi listrik sebesar 2,5% ini membuktikan bahwa optimasi sudut orientasi panel surya berperan penting dalam memaksimalkan kinerja sistem PLTS. Hasil penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan energi terbarukan, tetapi juga mendukung strategi nasional dalam upaya penurunan emisi karbon dan transisi menuju energi bersih di Indonesia.
Copyrights © 2024