Penyakit menular tuberkulosis, juga dikenal sebagai.TBC, adalah masalah kesehatan di seluruh dunia, terutama di negara-negara terbelakang seperti Indonesia. Penyembuhan.TBC paru-paru memerlukan waktu kurang dari enam bulan dan bergantung pada seberapa baik perawatan yang. diberikan kepada pasien. Sayang.nya, banyak.pasien.tidakmenerima perawatan. Peran keluarga.dan motivasi diri seseorang untuk pengobatannya.sangat penting untuk menentukan tingkat kepatuhan seseorang terhadap.pengobatannya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi diri dan dukungan keluarga berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis. Penelitian dalam penelitian ini bersifat cross-sectional dan berdasarkan analisis kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan melalu kuesioner yang dibagikan langsung ke responden dan dianalisa dengan univariat dan multivariat. Pada tahun 2024, di Puskesmas Kauko Gunungsitoli, terdapat korelasi yang kuat antara dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis, dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari sini dapat disimpulkan bahwa pasien TB yang mendapat dukungan dari keluarga cenderung lebih patuh dalam menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter.
Copyrights © 2025