JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024

TINGKAT KEBERLANJUTAN KAWASAN PERMUKIMAN TEPI SUNGAI DI KAMPUNG BETING KOTA PONTIANAK

Alkadrie, Syarifah Audiyah (Unknown)
Nurhidayati, Ely (Unknown)
Lubis, Mira Sophia (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2024

Abstract

Pembangunan berkelanjutan (SDGs) memiliki 17 tujuan yang satu diantaranya mewujudkan kota dan permukiman yang berkelanjutan dengan target menjamin akses bagi semua terhadap perumahan yang layak, aman, terjangkau, termasuk penataan kawasan kumuh, serta akses terhadap pelayanan dasar perkotaan. Kampung Beting Kota Pontianak merupakan satu diantara kampung di Kota Pontianak yang tergolong ke dalam permukiman kumuh. Kondisi bangunan rumah saling berhimpitan hingga sarana dan prasarana pendukung tidak memadai. Secara ekonomi, masih banyak ditemukan masyarakat Kampung Beting yang tidak memiliki pekerjaan dikarenakan tidak memiliki keterampilan dan berpendidikan rendah. Penanganan terus-menerus dilakukan di Kampung Beting dengan berbagai program dari pemerintah seperti bansos, bedah WC, Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Program Keluarga Harapan (PKH) dan lain sebagainya. Akan tetapi, dengan program dan bantuan tersebut Kampung Beting tidak memberikan perubahan sesuai yang diharapakan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis status keberlanjutan kawasan Perumahan Tepi Sungai di Kampung Beting Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data kuesioner yang memiliki nilai buruk (0), sedang (1), baik (2), observasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian menunujkkan masih terdapat beberapa variabel berkelanjutan yang belum berjalan dengan optimal di Kampung Beting Kota Pontianak seperti jalan yang kurang layak dan aman, tidak adanya distribusi PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa, minimnya tingkat pengetahuan dan keterampilan dalam usaha, pembinaan terhadap lembaga lokal, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, perlunya pembangunan yang menyiapkan perbaikan pada aspek-aspek keberlanjutan seperti sosial, ekonomi, lingkungan, dan pembangunan hukum dan tata kelola agar permukiman Kampung Beting di Kota Pontianak dapat menjadi pembangunan berkelanjutan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...