Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku bullying dan empati pada siswa SMP Negeri Alok. Bullying merupakan fenomena yang sering terjadi dalam lingkungan sekolah. Bullying atau perundungan lebih melibatkan para remaja sebagai pelaku terjadinya bullying. Pada peneltiain ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pengujian validitas dan reliabilitas serta penentuan kategori perilaku bullying dan kategori empati. Penelitian ini juga menggunakan metode assessment berupa wawancara dan observasi pada guru BP/BK dan para siswa SMP Negeri Alok. Melalui hasil assessment yang dilakukan maka, pemberian intervensi di lakukan yaitu berupa konseling kelompk dengan pendekatan client centered pada para pelaku bullying dan dilakukan dengan tiga sesi konseling kelompok. Dan konseling kelompok dengan pendekatan client centered terbukti efektif dalam meminimalisir perilaku bullying dan meningkatkan empati. Hal ini ditandai dengan kemauan para siswa yang diberi konseling untuk membuat komitmen dalam mengurangi perilaku bullying dan ingin berteman baik dengan seluruh anggota kelas dikarenakan para siswa telah mengetahui konsekuensi yang mereka terima ketika mereka melakukan bullying dan dengan konseling kelompok diharapakn agar para siswa memiliki sikap empati yang besar bagi teman sebayanya.
Copyrights © 2025