Penerapan arsitektur biofilik telah menjadi perhatian utama dalam desain lingkungan binaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia melalui hubungan yang lebih erat dengan alam. Penelitian ini mengeksplorasi konsep arsitektur biofilik sebagai dasar dalam perencanaan dan pengembangan fasilitas transit hub. Pendekatan ini menggabungkan elemen-elemen alami seperti vegetasi, air, dan pencahayaan alami untuk menciptakan ruang yang tidak hanya berfungsi dengan baik tetapi juga mendukung keseimbangan ekosistem. Melalui tinjauan literatur dan analisis studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip utama arsitektur biofilik yang relevan, seperti akses visual ke alam, ventilasi alami, dan penggunaan material organik, yang dapat diterapkan dalam desain fasilitas transit hub. Konsep yang diterapkan dalam perancangan kolam air adalah desain biofilik yang mengintegrasikan elemen alami dan kehidupan dengan lingkungan buatan.
Copyrights © 2025