Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi umat Islam. Tersebarnya agama Islam di seluruh dunia, membentuk karakteristik masjid yang berbeda-beda sesuai dengan adat dan budaya setempat. Pada Pulau Jawa, karakteristik masjid, khususnya masjid agung, dapat dilihat pada lokasi, denah, bentuk atap, dan lansekapnya. Pada kajian ini bertujuan mengetahui perpaduan budaya pada Masjid Agung Banten yang dilihat dari desain bangunan, susunan ruang, dan fungsi ruang pada Masjid Agung Banten melalui pendekatan antropologi arsitektur. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik didapatkan hasil bahwa karakteristik Masjid Agung Banten berdasarkan kajian antropologi arsitektur adalah semua bagian pada bangunan masjid memiliki makna tertentu yang berkaitan dengan kehidupan manusia, budaya setempat, serta ajaran Islam sebagai acuannya.
Copyrights © 2024