Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina. Kanker serviks merupakan penyebab kematian kedua setelah kanker payudara pada wanita di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Angka kejadian kanker serviks yang didapat dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) diketahui terdapat 493.243 jiwa per-tahun penderita kanker serviks baru dengan angka kematian sebanyak 273.505 jiwa per-tahun. Di Indonesia sendiri, diperkirakan 15.000 kasus baru kanker serviks terjadi setiap tahunnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks ditinjau dari faktor usia > 35 tahun, usia menikah muda, wanita perokok, berganti pasangan seks, riwayat keputihan ,penggunaan alat kontrasepsi hormonal, jumlah paritas, pola konsumsi, riwayat PMS, penggunaan antiseptik vagina, berhubungan seks saat menstruasi dan sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriftif dan menggunakan teknik wawancara mendalam yang memfokuskan penelitian pada faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks. Pada peniltian ini jumlah sampel 2 orang wanita yang dicurigai kanker serviks. Dari hasil penelitian dengan wawancara mendalam terhadap 2 informan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks dapat disimpulkan pada informan pertama faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks yaitu penggunaan alat kontrasepsi hormonal dan jumlah paritas sedangkan pada informan kedua faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks yaitu usia pertama kali menikah, penggunaan alat kontrasepsi hormonal, defisiensi gizi dan sosial ekonomi. Dengan demikian disarankan bagi petugas kesehatan dapat meningkatkan penyuluhan tentang faktor-faktor yang bisa menyebabkan kejadian kanker serviks.
Copyrights © 2025