Penelitian ini mengkaji peran komunikasi lintas agama dalam membangun harmoni ekonomi antara komunitas Hindu dan Muslim di Desa Lingsar, Lombok. Desa ini menjadi contoh nyata kolaborasi dua kelompok agama yang berbeda melalui interaksi di sektor pariwisata, perdagangan, dan kerajinan lokal. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana komunikasi lintas agama mendorong sinergi ekonomi yang saling menguntungkan serta memperkuat kohesi sosial. Pendekatan studi pustaka digunakan untuk mengeksplorasi literatur terkait komunikasi lintas agama dan kolaborasi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka dan saling menghormati di Desa Lingsar mampu menciptakan kolaborasi ekonomi yang memperkuat hubungan antaragama. Aktivitas ekonomi bersama, seperti pengelolaan Taman Lingsar, tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi sarana mempererat toleransi dan inklusivitas sosial. Kolaborasi ini membuktikan bahwa keberagaman agama tidak menjadi penghalang, melainkan kekuatan yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi lintas agama berbasis ekonomi dapat menjadi model yang efektif dalam menciptakan harmoni sosial di masyarakat majemuk. Dengan modal sosial yang terbentuk melalui kolaborasi ekonomi, masyarakat dapat membangun toleransi yang lebih kuat dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Kata Kunci: komunikasi lintas agama, harmoni ekonomi, kolaborasi Hindu-Muslim, Taman Lingsar, Lombok.
Copyrights © 2024