Integrasi filsafat dan ilmu pengetahuan dalam tradisi keislaman telah menjadi topik penting, terutama di era digital yang penuh dengan tantangan dan peluang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana filsafat Islam dapat memperkaya pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan di tengah kemajuan teknologi informasi. Dalam konteks ini, filsafat berfungsi sebagai landasan etika dan epistemologis yang membantu mengarahkan penggunaan ilmu pengetahuan untuk kebaikan umat manusia. Melalui pendekatan analitis, penelitian ini mengkaji pemikiran para filsuf Islam klasik, seperti Al-Farabi dan Ibn Rushd, serta kontribusi mereka terhadap integrasi antara ilmu agama dan ilmu dunia. Di era digital, fenomena seperti big data, kecerdasan buatan, dan media sosial menciptakan kebutuhan untuk mempertimbangkan dampak etis dan moral dari kemajuan tersebut. Filsafat Islam menawarkan perspektif yang relevan dalam menjawab isu-isu ini, mendukung dialog antara tradisi keilmuan dan kebutuhan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ini tidak hanya memperkuat fondasi ilmiah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial dalam masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara filsafat dan ilmu pengetahuan dalam membangun masyarakat yang lebih bijaksana dan beradab di era digital.
Copyrights © 2025