Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap interaksi dan kolaborasi siswa dalam konteks pembelajaran. Era digital telah mengubah cara siswa berkomunikasi dan berkolaborasi, sehingga media sosial menjadi alat penting dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan 200 siswa dari berbagai sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur frekuensi penggunaan media sosial, tingkat interaksi antar siswa, dan kualitas kolaborasi dalam tugas kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang intensif berhubungan positif dengan peningkatan interaksi siswa, namun juga menunjukkan adanya tantangan seperti distraksi dan penyebaran informasi yang tidak akurat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan lembaga pendidikan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi siswa secara efektif.
Copyrights © 2025