Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran stres infertilitas pada istri yang belum memiliki keturunan dengan populasi penelitian sebanyak 102 subjek. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dalam bentuk google forms dengan menggunakan alat ukur The Copenhagen Multi-Centre Psychosocial Infertility (COMPI) Fertility Problem Stress Scale. Hasil penelitian ini menunjukkan subjek didominasi memiliki stres infertilitas kategori rendah pada rentang usia 20 -27 tahun sebanyak 12 subjek (11.8%) dan rentang usia 28-40 tahun sebanyak 14 subjek (13.7%) dalam usia pernikahan 1 tahun. Pada kategori stres infertilitas sedang terdapat rentang usia 20 -27 tahun sebanyak 3 subjek (2.9%) dan usia 28-40 tahun sebanyak 8 subjek (7.8%) dalam usia pernikahan 3 tahun. Terdapat pula 1 subjek (1%) yang memiliki stres infertilitas kategori tinggi berada pada rentang usia 20-27 tahun dalam usia pernikahan 3 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar stres infertilitas pada istri yang belum memiliki keturunan berada pada kategori rendah.
Copyrights © 2024