Berkembangnya teknologi komunikasi kontemporer saat ini telah memberikan banyak perubahan pada cara individu dalam berinteraksi dan membentuk identitas diri mereka. Media sosial, aplikasi pengiriman pesan, platform virtual, dan konten digital pada akhirnya membuka peluang baru untuk ekspresi diri, koneksi sosial, dan akses informasi. Namun, perubahan ini juga disertai dengan tantangan seperti pencitraan diri yang berlebihan, perbandingan sosial yang tidak sehat, paparan informasi yang tidak akurat, dan masalah privasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak positif dan negatif dari proses komunikasi kontemporer pada pembentukan identitas individu. Artikel ini juga membahas bagaimana individu merespons dan beradaptasi terhadap perubahan dalam proses komunikasi, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengelola identitas mereka dalam gambar digital yang lebih kompleks. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital yang kuat agar individu dapat memanfaatkan teknologi komunikasi secara positif guna mendukung perkembangan identitas yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024