Skybridge Lapangan Merdeka di Kota Medan dibangun pada tahun 2012 untuk menghubungkan Lapangan Merdeka dengan pusat perbelanjaan di sekitarnya untuk meningkatkan aksesibilitas sebesar 60% dan mengurangi konflik lalu lintas sebesar 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proyek, mengidentifikasi kendala operasional, menilai efektifitas Skybridge sebagai infrastruktur transportasi dan dampak sosial dan ekonomi. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan data sekunder dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, laporan penelitian, serta artikel-artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skybridge tidak memenuhi tujuan perencanaan. Penyebab utama kegagalan adalah lemahnya perencanaan, kurangnya koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dan lemahnya pengawasan. Selain itu, Skybridge tidak terintegrasi dengan fasilitas pendukung seperti trotoar, stasiun kereta api dan area parkir sehingga mengurangi efektivitasnya dalam meningkatkan kenyamanan pejalan kaki dan aksesibilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya perencanaan infrastruktur yang holistik berdasarkan kebutuhan masyarakat dan transparan.
Copyrights © 2025