Gaya kepemimpinan dan budaya kerja akan menjadikan pekerja yang berada di dalam sebuah organisasi dapat terus termotivasi dalam menjaga keberlangsungan organisasinya melalui sebuah capaian kinerja. Motivasi dapat dijadikan sarana penghubung gaya kepemimpinan dan budaya organisasi sebagai variabel moderasi dalam mengukur capaian kinerja sebuah organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini akan dilakukan pada Dinas Pertanian Kabupaten Kupang yang diketahui para pekerjanya memiliki kualifikasi akademik yang memadai, namun telah mengalami penurunan kualitas kinerja dalam 5 (lima) tahun terakhir ini. Tujuannya agar dapat mengevaluasi pengaruh dari bentuk gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai berdasarkan motivasi pekerjanya. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti, maka kesimpulan yang dapat diperoleh adalah penggunaan motivasi sebagai variabel moderasi menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan pada Dina Pertanian Kabupaten Kupang perlu terus diadaptasikan berdasarkan situasi dan kondisi terkini karena menjadi variabel bebas yang paling berpengaruh dalam meningkatkan capaian kinerja organisasi Dinas Pertanian Kabupaten Kupang.
Copyrights © 2025