Dalam sistem pemerintahan demokrasi, media massa memiliki peran sentral sebagai pembawa informasi yang akurat dan seimbang kepada publik. Kode Etika Jurnalistik menekankan kemandirian dan ketidakberpihakan dalam melaporkan peristiwa. Tradisi media independen, terutama di Eropa dan Amerika, mengedepankan nilai kebebasan pers. Hubungan antara media dan pemerintah harus dibangun atas dasar kemitraan dan saling menghormati, sambil menjaga tanggung jawab terhadap kebenaran informasi. Namun, media dihadapkan pada sejumlah problematika dalam konteks pemilu, termasuk disrupsi digital, konsentrasi kepemilikan media, dan kekhawatiran terkait ketidakadilan dalam pemberitaan politik. Tantangan media ke depan mencakup partisanship, biaya tinggi dalam proses politik, dan pembatasan terhadap penggunaan media asing. Dalam menghadapi semua ini, penting untuk terus memperjuangkan transparansi, kenetralan, dan kebebasan media sebagai pilar penting dalam membangun demokrasi.
Copyrights © 2024