Keberlanjutan suatu infrastruktur menjadi penting untuk dianalisis karena menyangkut investasi pada waktu, biaya, risiko dampak dan harapan. Penelitian ini dilakukan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di kabupaten Lombok Timir dengan menggunakan metode Multi-dimensional Scaling Metode (MDS). Responden dibentuk dari berbagai unsur yang berebeda yaitu masyarakat sekitar TPA, pelanggan TPA, petugas kebersihan, pemulung, akademisi dan para praktisi. Responden tersebut memberikan nilai persepsi atas atribut pemebntuk keberlanjutan. Atribut pembentuk keberlanjutan adalah teknologi, ekonomi, sosial dan keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa atribut sosial memberikan sensitivitas berkelanjutan pada katagori ‘kurang’berkelanjutan’ sementara unsur lainnya memberikan nilai untuk katagori ‘cukup nerkelanjutan’. Dengan demikian, maka sub unsur yang membutuhkan pembinaan adalah peningkatan estetika di sekitar TPA, penjaminan peluang usaha bagi masyarakat di sekitar TPA serta pengembangan budaya dan kesehatan masyarakat di sekitar TPA.
Copyrights © 2024