Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan impulsive buying pada konsumen dewasa awal ditinjau dari jenis metode pembayaran non tunai. Jenis pembayaran non tunai dalam penelitian ini adalah pay later dan e-wallet. Partisipan dalam penelitian ini adalah perempuan (21-34 tahun), memiliki pendapatan per bulan, dan pernah melakukan belanja online dengan menggunakan pembayaran non tunai dalam bertransaksi (N = 30). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain between-participant design. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap impulsive buying dilihat dari jenis metode pembayaran non tunai. Nilai rerata impulsive buying pada kelompok pay later lebih tinggi dibandingkan kelompok e-wallet. Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis pembayaran non tunai tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap impulsive buying. Penelitian ini memberi kontribusi pada konsumen agar lebih cerdas dan berhati-hati ketika berbelanja.
Copyrights © 2022