Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk nilai-nilai moral di keluarga muslim, dengan keluarga sebagai lembaga pertama dalam menanamkan akhlak Islami. Meskipun tantangan seperti globalisasi dan kesibukan orang tua ada, PAI di keluarga tetap menjadi solusi untuk menjaga identitas keislaman dan mengatasi degradasi moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran strategis pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, dan toleransi, khususnya dalam membangun karakter anggota keluarga yang harmonis dan religius. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan menggambarkan fenomena secara sistematis dan akurat berdasarkan data yang ada. Teknik pengambilan data dilakukan melalui dokumentasi, yaitu pengumpulan dan analisis dokumen-dokumen relevan seperti catatan, laporan, foto, dan artikel. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tiga tahapan: reduksi data untuk menyederhanakan informasi, penyajian data secara sistematis dalam bentuk tabel atau narasi, dan penarikan kesimpulan yang melibatkan pemahaman makna data serta validasi melalui cross-checking atau triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk nilai-nilai moral di keluarga Muslim dengan memberikan dasar spiritual dan etika. Melalui ajaran Islam, anggota keluarga diajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, dan hormat. Proses ini dimulai dari teladan orang tua dan diperkuat melalui pengajaran formal di sekolah. PAI tidak hanya membentuk moral individu, tetapi juga menciptakan harmoni dalam keluarga dan masyarakat dengan menjadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman hidup.
Copyrights © 2024