Pemantauan terhadap warga negara asing serta organisasi masyarakat asing adalah salah satu tugas strategis Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya untuk menjaga kestabilan keamanan, kedaulatan, dan kerukunan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi serta pelaksanaan fungsi pengawasan Bakesbangpol. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan berbasis studi kasus di Kota Surabaya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengawasan mencakup koordinasi dengan instansi terkait seperti Imigrasi, kepolisian, dan instansi lain yang berhubungan, serta penerapan teknologi informasi untuk pendataan dan pelaporan. Pelaksanaan dilakukan melalui pengawasan langsung di lokasi, sosialisasi kebijakan, dan melibatkan masyarakat sebagai mitra pengawasan. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi, dan tantangan integrasi data lintas sektor. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sinergi antar instansi, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Dengan pendekatan yang sesuai, diharapkan kehadiran warga negara asing serta organisasi masyarakat asing dapat dikelola dengan cara yang konstruktif tanpa mengganggu kestabilan dan keharmonisan masyarakat Surabaya
Copyrights © 2025