Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar teknik passing kaki bagian dalam dalam permainan sepak bola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas 5A dan 5B SDN Jatijejer, masing-masing berjumlah 32 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control design, dengan teknik analisis data menggunakan uji statistik paired sample test yang dihitung melalui SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar teknik passing kaki bagian dalam pada kelompok eksperimen yang menggunakan model TGT dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen mengalami peningkatan dari 54.44 menjadi 57.84, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 53.56 menjadi 54.81. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.002 (<0.05), yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran TGT memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan keterampilan passing kaki bagian dalam sepak bola. Selain meningkatkan aspek teknis, metode ini juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan sosial, seperti kerja sama dan sportivitas siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran TGT direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
Copyrights © 2024