Tantangan yang dihadapi oleh usaha kecil Dzaqeela Tas Batik Yogyakarta yang berlokasi di Singosaren I, Singosaren, kec. Banguntapan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam bersaing dengan pesaing yang telah memanfaatkan media sosial untuk pemasaran digital. Kegiatan abdimas ini bertujuan membantu usaha tersebut meningkatkan jangkauan pasar dan daya saing melalui pelatihan digital marketing berbasis konsep Tri-N dari ajaran Ki Hadjar Dewantara. Metode yang digunakan meliputi wawancara, sosialisasi, dan pendekatan partisipatif yang melibatkan lima (5) mahasiswa dan enam (6) karyawan dalam observasi, pembuatan akun media sosial, dan pengembangan konten pemasaran. Hasil kegiatan abdimas menunjukkan Dzaqeela Tas Batik Yogyakarta kini memiliki akun Instagram bisnis dengan konten yang menarik, meningkatkan potensi jangkauan pasar yang lebih luas. Karyawan dan pemilik usaha mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya media sosial dalam pemasaran, yang berkontribusi pada daya saing usaha di era digital. Kegiatan abdimas ini memberikan solusi inovatif untuk pemberdayaan usaha kecil melalui penerapan teknologi digital.
Copyrights © 2024