Perkembangan signifikan di dunia pendidikan pada abad ke-21 tercermin dalam dampak positif dari kemajuan teknologi dan interaksi lintas sektor. Kunci pentingnya literasi sains adalah pada kemampuan individu dalam memanfaatkan informasi ilmiah, mengidentifikasi pertanyaan yang relevan, dan mengambil kesimpulan berdasarkan bukti-bukti ilmiah. Penelitian ini mengulas kemampuan literasi sains siswa pada konten Biologi SMA di Kota Sungai Penuh, Indonesia, dengan fokus pada perbedaan antara mereka yang mengikuti pembinaan KSN (Kompetisi Sains Nasional) dan yang tidak. Populasi penelitian adalah siswa SMA Kota Sungai Penuh dengan sampel berjumlah 230 siswa. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif menggunakan aplikasi JASP seri 0.18. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa siswa peserta pembinaan KSN memiliki rata-rata skor literasi sains pada konten Biologi sebesar 80,125 dan siswa yang bukan peserta pembinaan KSN memiliki rata-rata skor literasi sains pada konten biologi sebesar 72,696. Berdasarkan hasil penelitian, siswa peserta pembinaan KSN memiliki rata-rata skor literasi sains pada konten yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang bukan peserta pembinaan KSN.
Copyrights © 2024