Berdasakan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia mengalami peningkatan pada tahun 2018 dibandingkan dengan 2013, pada tahun 2018 meningkat menjadi 48,9%. Kematian obstetrik langsung disebabkan oleh komplikasi kehamilan antara lain perdarahan (28,1%), eklampsi (24,4%), infeksi (11%) dan partus lama (5,2%). Sedangkan kematian tidak langsung disebabkan oleh penyakit atau komplikasi lain yang sudah ada sebelum kehamilan atau persalinan sebesar 5-10% antara lain anemia dan Kekurangan Energi Kronis. Tujuan : Diketahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Konsumsi Tablet Fe pada Ibu Hamil di PMB Siti Rahayu. S.Tr. Keb. Metode : Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian Cross-Sectional. Tekhnik pengambilan sample menggunakan cara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Hasil : hasil penelitian menunjukan faktor yang paling berpengaruh pada rendahnya konsumsi tablet Fe adalah paritas. Dengan hasil nilai p value 0,04< dan hasil OR 0,77 yang artinya, ibu hamil yang multipara mempunyai peluang 1.28 terkena anemia dibandingkan dengan ibu hamil primipara. Kesimpulan : progam pemerintah di PMB Siti Rahayu S.Tr.Keb belum efektive untuk mengurangi angka anemia. Namun ada variabel yang menjadi faktor paling dominan pada rendahnya konsumsi tablet Fe yaitu Paritas.
Copyrights © 2024