Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine
Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara Pada Masa Pandemi Covid 19

Festy Debora Umpung (Sam Ratulangi University)
Junita Maya Pertiwi (Unknown)
Grace Ester Caroline Korompis (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2020

Abstract

Latar Belakang: Tenaga kesehatan harus memiliki motivasi kerja yang tinggi agar puskesmas bisa berperan optimal pada masa pandemi Covid-19. Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seperti kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur hubungan antara kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di puskesmas Kabupaten Minahasa Tenggara.  Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Tenggara pada Maret-Oktober 2020. Responden dalam penelitian ini yaitu 61 tenaga kesehatan di puskesmas Minahasa Tenggara. Variabel dalam penelitian ini yaitu kompensasi, kondisi kerja, kebijakan, hubungan interpersonal dan motivasi kerja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, dan lainnya. Data diperoleh melalui secara online menggunakan google form. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kompensasi (p=0,000; r=0,615), kondisi kerja (p=0,000; r=0,731), dan kebijakan (p=0,000; r=0,723) dengan motivasi kerja dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori kuat dan hubungan antar kedua variabel ini searah atau semakin tinggi kompensasi, kondisi kerja, dan kebijakan akan diikuti dengan semakin tinggi motivasi kerja atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara hubungan interpersonal (p=0,000; r=0,474) dengan motivasi kerja dimana hubungan antar variabel termasuk pada kategori sedang dan hubungan antar kedua variabel ini searah atau semakin baik hubungan interpersonal akan diikuti dengan semakin baiknya motivasi kerja atau sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh nilai β untuk kebijakan sebesar 0,968 (nilai terbesar) sehingga variabel yang paling dominan mempengaruhi motivasi kerja yaitu variabel kebijakan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal berhubungan dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di puskesmas kabupaten Minahasa Tenggara. Variabel yang paling besar pengaruhnya yaitu kebijakan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara harus memperhatikan kompensasi, kondisi kerja, kebijakan dan hubungan interpersonal di puskesmas sehingga tenaga kesehatan dapat bekerja secara optimal khususnya pada masa pandemi Covid 19.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

ijphcm

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine (IJPHCM) is on public health as discipline and practices related to preventive and promotive measures to enhance health of the public through scientific approach applying variety of technique. This focus includes area and scope such as ...